Oleh: Saiful Aduar
Kenakalan remaja, mahasiswa dan sebagian masyarakat yang termanifestasikan dalam tindakan tawuran dari waktu ke waktu makin besar jangkauannya. Awalnya hanya sekedar perkelahian antar sekolah tetapi terus berkembang menjadi pemerasan, bahkan mereka sudah berani melakukan pembajakan angkutan umum dan penodongan terhadap masyarakat.
Faktor Penyebab Banyak faktor yang berpengaruh dalam penyakit sosial dan masyarakat tersebut. Read the rest of this entry »
Oleh: Saiful Aduar, S.Pd, M.Pd*
Menghadapi pesatnya persaingan pendidikan di tataran global, semua pihak perlu menyamakan sikap untuk mengedepankan peningkatan mutu pendidikan. Pemerintah, masyarakat, kalangan pendidik serta semua subsistem bidang pendidikan harus berpartisipasi mengejar ketertinggalan maupun meningkatkan prestasi yang telah diraih.
“Today’s students are tomorrow’s Leaders”. Siapkah Anda menjadi guru yang mampu menelorkan pemimpin-pemimpin masa depan?
Dari statement-statement di atas rasanyasaiful aduar tidak mudah untuk menjadi guru dewasa ini. Guru menjadi fokus utama dari kritik-kritik atas ketidakberesan sistem pendidikan, namun pada sisi lain guru juga menjadi sosok yang paling diharapkan dapat mereformasi tataran pendidikan. Guru menjadi mata rantai terpenting yang menghubungkan antara pengajaran dengan harapan akan masa depan pendidikan/sekolah yang lebih baik. Read the rest of this entry »
Oleh: Saiful Aduar, S.Pd
(Pendiri Pesantren Ikhwanul Amin Sedulang)
“Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya (Dzul Qarnain) di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu”. (Al-Kahfi : 84).
Ayat di atas dan ayat anugerah kekuasaan kepada para Nabi pilihan Allah swt lainnya cukup menjadi bukti dan argumentasi yang kuat untuk menjawab mispersepsi atau miskonsepsi yang masih hadir di tengah-tengah umat bahwa kekuasaan sangat bertentangan dengan dakwah. Kekuasaan adalah simbol kediktatoran dan cermin kezaliman, sedangkan dakwah adalah cermin keteladanan dan simbol kasih sayang. Persepsi negatif ini wajar muncul karena beberapa orang –bisa jadi mayoritas orang- yang diberi kesempatan untuk berkuasa ternyata tidak mampu memanfaatkan kekuasaan itu untuk kemaslahatan dan kesejahteraan bangsa. Malah sebaliknya, kekuasan itu dimanfaatkan untuk mempekaya diri dan justifikasi tindakan kesewenangannya. Read the rest of this entry »
Semoga Allah swt memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap tegar menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan yang akan kita hadapi di sini.
Semoga Allah selalu memancarkan kemuliaan-Nya dalam jiwa dan hati kita. Dari kemuliaan yang berasal dari Allah swt sajalah, yang akan membuat kita merasakan semua kondisi dengan kenikmatan. Dan itu sajalah modal kita untuk bisa mengarungi perjalanan ini.
Sebagaimana nasihat Hasan Al Bashri kepada seseorang yang bertanya padanya, “Aku ingin menempuh perjalanan panjang, berilah aku bekal.” Read the rest of this entry »
Oleh Abdullah Haidir, Lc
“Seorang mu’min, adalah cermin bagi saudaranya yang beriman,” demikian Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah-nya, mengucapkannya dengan singkat, namun di dalamnya mengandung pesan berharga dalam upaya membangun kepribadian. Ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik dari ungkapan Rasulullah tersebut
• Seorang mu’min adalah cermin, itu artinya kita dapat melihat saudara-saudara di sekeliling kita sebagai bahan bercermin. Jika cermin yang sering kita gunakan bersih dari noda, maka kita akan cepat menangkap segala kekurangan yang kita miliki. Namun, jika cermin yang sering kita gunakan buram, maka sulitlah kita menangkap dan menyadari kekurangan dan aib pada kita. Bahkan bisa jadi kekurangan tersebut justeru dianggap sebagai penghias diri. Read the rest of this entry »
Allahuyarham Ust.Rahmat Abdullah, mengungkapkan sepotong kisah:
Suatu hari, di hadapan Panglima Rustum. Para penasehat Panglima Rustum telah membuat gapura pendek. Tujuannya jelas, agar panglima Muslim, Ribi bin Amir terpaksa menghadap kepada Rustum dengan cara membungkuk. Ini cara lain untuk membuat kehinaan.
Namun, apa yang membuat Ribi bin Amir tidak langsung saja maju ke hadapan Panglima Rustum dengan membungkukkan kepala? Hanya dalam hitungan detik, Ribi memutar tubuhnya dan membungkuk. Akibatnya sangat fatal bagi sang Rustum. Ribi bin Amir telah datang dengan benar-benar membungkuk, namun mendahulukan belakang tubuhnya.
Dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca & memasyarakatkan nilai-nilai Qur’an di Kutai Kartanegara, saat ini telah dikembangkan Pembelajaran Baca Qur’an dengan Metode Qiroati. Kemarin, Selasa 23/3 berlangsung acara Pembukaan PEMBELAJARAN BACA AL QUR’AN DENGAN METODE QIROATI yang dilaksanakan oleh Majlis Ta’lim An Nisaaul Karimah bekerjasama dengan Korps Syahadah Qiroati Kutai Kartanegara. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Tenggarong, Sekcam Tenggarong, Pengurus IGRA Kukar dan GOW Kukar di langgar Al Jawahir Kelurahan Baru. Dalam sambutannya pada acara pembukaan tersebut, Pembina Korps Syahadah Qiroati Kukar H. Saiful Aduar, M.Pd menyampaikan hal-hal sebagai berikut: Read the rest of this entry »
Pekan lalu, Komisi IV DPRD Kukar berkunjung ke Kota Bengkulu. Rombongan Komisi IV yang terdiri dari Saiful Aduar, Sukardi, Kamarur Zaman, Ilyas Ibrahim dan Trisno Widodo berkenan diterima oleh Asisten I Kota Bengkulu, Jhony Simamora. Banyak hal yang didiskusikan dengan pejabat kota bengkulu termasuk mengkaji perihal perhatian pemerintah kota bagi kesejahtertaan para guru.
Dalam kesempatan itu, Jhony mengungkapkan bahwa sebagai bentuk atensi pemerintah kepada para guru, mereka memberikan tunjangan transportasi kepada para guru walaupun hanya Rp. 100.000 perbulan perorang. Hal ini diatur dalam sebuah regulasi dalam bentuk peraturan walikota. Read the rest of this entry »


